Saat kau termenung sendiri di keheningan malam, pernahkah kau berfikir tentang apa yang pernah kau alami dan apa saja yang ingin kau raih. Namun, apa yang kau rasakan ketika apa yang ingin kau raih harus bertentangan dengan kenyataan yang saat ini sedang kau alami, entah dari segi pribadi, keluarga atau keadaan sosial yang mengharuskanmu sedikit menciutkan keinginan tersebut???
Ada kalanya kita terus melangkah untuk meraihnya, namun tak banyak juga diantara kita yang justru harus berfikir ribuan kali apakah dia akan melanjutkan keinginannya itu atau hanya sekedar berangan-angan apakah aku bisa mencapainya??? . Mungkin keadaan memeng tak selamanya harus berpihak kepada kita, ada kalanya kita juga harus menyadari bahwa mungkin dii balik apa yang telah terjadi kepada kita ada sebuah hikmah besar yang kita belum diizinkan untuk mengetahuinya oleh Sang pencipta yang Agung. Terkadang kita juga pernah mengalami bahwa apa yang diinginkan oleh orang tua kita bertolak belakang dengan apa yang kita inginkan, dan kita harus makan buah simalakama saat mengetahui hal itu.
Apakah kita akan mengikuti keinginan orang tua kita atau kita tetap melanjutkan cita-cita kita tersebut. Namun, jika aku boleh jujur... aku ingin sekal membahagiakan orang tuaku dan sebisa mungkin mengikuti apa yang beliau inginkan. Jika memang aku sanggup untuk melakukan apa yang beliau inginkan dan membuatnya bangga atas hal itu, Insyaalah aku akan melakukan dengan semampuku. Namun, jika apa yang beliau inginkan melebihi kapasita yang ku miliki, aku akan coba memberi penjelasan kepada mereka bahwa aku ingin di bidang yang lain dan Insyaallah aku bisa sukses dengan do'a restu keduanya. Dan ku yakin bahwa beliau tau mana yang terbaik untukku karena mereka sudah terlebih dahulu mengecap pahit manisnya hidup ini, jadi sebisa mungkin ku ingin membuat mereka bangga dan tersenyum sembari berkata "inilah anakku, yang kudidik dengan penuh kasih sayang".
